Pages

Monday, April 4, 2011

Enam Tipe Pria yang Harus Dijauhi Wanita

Tidak ada manusia yang sempurna, sehingga pasangan harus saling memaklumi kekurangan masing-masing. Tetapi, ada enam jenis pria yang sulit ditoleransi banyak wanita. Daripada harus makan hati  berhubungan dengannya, lebih baik pertimbangkan bila harus menjalin  hubungan jangka panjang bersamanya.

Artikel dalam Jurnal Psicologia memuat studi ilmuwan Italia menemukan ada beberapa tipe pria 'jahat' dan akan sulit diubah sifat mereka telah terbentuk sejak usia dini. Inilah enam tipe pria tersebut seperti dikutip dari Genius Beauty.

 1. Pria yang sangat tergantung dengan pasangan  
 2. Pria pecandu alkohol
 3. Pria dengan psikologis sadis
 4. Pria 'anak mama'
 5. Pria agresif
 6. Pria pemboros


Pakar Psikolog Italia menekankan, semua usaha untuk membuat mereka melakukan hal yang benar akan sulit terlaksana. Sebab, pria dengan karakter-karakter tersebut sulit lepas dari masalah utama mereka. Para ahli menyarankan wanita harus segera membuat keputusan untuk meninggalkan pasangan apabila salah satu dari karakter ini terlihat dari pasangan. Lebih baik bila hubungan belum berlangsung terlalu jauh.

Namun para ahli menyadari, dalam kenyataan sulit untuk mengakhiri hubungan yang tak sehat tersebut. Menurut statistik, hanya 24 persen wanita yang mampu mengakhiri hubungan dengan pria 'yang salah'. Sebagian besar wanita masih berharap dapat mengubah pasangan atau menolerir hal tersebut demi kelanggengan hubungan.

4 Sinyal Cinta Tak Lagi Bisa Bertahan

Berada dalam sebuah hubungan jelas membutuhkan usaha. Cinta selalu memiliki pasang dan surut, tetapi tidak semua hubungan bisa bertahan kala keadaan kian memburuk.




Berikut empat sinyal cinta Anda tak lagi bisa diselamatkan, seperti dikutip dari Sheknows.

Anda tidak lagi percaya padanya

Suatu hubungan memerlukan pondasi kepercayaan. Jika Anda tidak lagi mempercayai si dia, Anda tidak akan bahagia. Apakah dia berbohong kepada Anda, tidak setia, atau sekadar tidak bisa menjaga keseriusan hubungan, kepercayaan bisa sangat sulit untuk kembali setelah hilang satu kali. Dan, putus mungkin satu-satunya jawaban.

Lebih sering bertengkar ketimbang ngobrol

Semua pasangan berdebat—sebagian lebih sering daripada yang lain—, tapi jika Anda tidak dapat mengingat kapan terakhir kali berkomunikasi dengan cara yang menyenangkan (tidak berteriak), mungkin sudah saatnya untuk putus. Argumen yang baik akan membantu menyelesaikan masalah hubungan dan memberi manfaat pada akhirnya. Jika Anda berdua bertengkar hanya untuk memaksakan argumen masing-masing bahkan meremehkan argumen pihak lain, maka hubungan tidak akan harmonis.

Anda tidak bisa bahagia untuknya

Salah satu hal besar mengenai berada dalam hubungan cinta adalah perasaan bahagia dengan apapun yang berkaitan dengan kekasih hati. Namun saat Anda tidak senang melihatnya naik jabatan atau mendapatkan sesuatu yang diidamkan sejak lama, Anda mungkin tidak lagi mencintainya. Bahkan dalam hati terdalam, diam-diam Anda berharap ia gagal.

Anda tidak bahagia saat berdua dengannya

Rasanya, putus cinta karena alasan bosan atau tidak puas tidak bisa diterima. Jika Anda tidak dapat mengingat terakhir kali Anda tersenyum atau merasa bahagia di hadapan si dia, putus cinta bisa jadi tindakan terbaik. Menghabiskan sedikit waktu bersamanya saja tidak membuat Anda senang, apalagi nanti saat Anda hidup dalam satu atap.

Efek PreWedding dengan Gaya AADC

Tutorial kali ini bukan membahas judul film AADC tapi lebih ke arah cara pembuatan foto preWedding kita supaya lebih menarik dan bervariasi yaitu dengan cara menambahkan Gaya Cover AADC. Dari tadi saya berkata AADC klo ada yg belum tahu itu adalah sebuah film Indonesia karya Rudi Soedjarwo yang diluncurkan pada 8 Februari 2002 (5 hari sebelum Imlek) dan dibintangi Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo.

ini dia cover filmnya:
AADC

Bagaimana Isi dalam blog saya menurut anda